Pengiriman

Q : Informasi apa saja yang dibutuhkan untuk mengirim barang?

A : Anda perlu mempersiapkan nama, alamat lengkap, kota tujuan dan nomor telepon penerima.

Q : Bagaimana jika saya salah memberikan alamat?

A : Jangan khawatir, tim customer service kami akan follow up ke pihak pengirim / penerima apabila alamat terbukti salah / tidak lengkap (akan dikenakan biaya tambahan untuk pengembalian barang).

Q : Bagaimana cara melihat biaya pengiriman?

A : Anda dapat menggunakan fitur CEK ONGKOS KIRIM pada halaman depan web ini, dan memilih kota asal dan tujuan sesuai kebutuhan Anda.

Q : Mengapa biaya pengiriman di Wahana lebih murah?

A : Wahana tidak henti-hentinya bekerja untuk memberikan servis terbaik dengan didukung system live tracking. Kami dapat selalu menghadirkan harga yang terbaik untuk Anda.

Q : Mengapa biaya pengiriman kadang dapat berubah ?

A : Harga kami berubah-ubah tergantung berat barang yang Anda kirimkan. Untuk beberapa kota tujuan, semakin berat paket yang anda kirimkan semakin murah biaya ongkos kirimnya. Sebagai contoh biaya pengiriman tujuan Jakarta untuk berat 1 Kg adalah Rp 7.000. Tetapi biaya pengiriman dengan tujuan Surabaya untuk berat 2 Kg adalah @Rp 6.000 x 2 Kg = Rp 12.000.

Q : Apakah harga sudah termasuk pajak?

A : Ya, harga yang ditampilkan adalah harga final yang sudah termasuk pajak.

Q : Apakah nomer resi / TTK (Tanda Terima Kiriman)?

A : Nomer TTK adalah kode 8-digit yang dibutuhkan pengirim / penerima untuk tracking barang.

Q : Bagaimana cara tracking barang?

A : Anda dapat tracking barang di menu LACAK PENGIRIMAN dan memasukkan kode 8-digit lalu tekan ENTER atau klik SUBMIT. Informasi mengenai barang akan muncul di layar Anda.

 

 

Pengepakan

Q : Bagaimana cara packing yang benar?

A : Packing paling aman adalah dengan menggunakan plastik bubble disertai dengan kardus box.

Apabila Anda masih merasa barang Anda kurang aman, kami sarankan untuk menggunakan packing kayu.

 

Asuransi

Q : Apakah Wahana memiliki jasa asuransi?

A : Ya, kami menyediakan jasa asuransi untuk barang Anda.

Q : Bagaimana cara penghitungan asuransi di Wahana?

A : Biaya premi asuransi di Wahana adalah 0.5% dari harga barang. Sebagai contoh, harga barang yang akan Anda kirim adalah Rp 1.000.000 dan ingin menggunakan asuransi, maka biaya asuransi adalah Rp 1.000.000 x 0.5% = Rp 5.000

Q : Apakah Wahana menerima Claim?

A : Ya, silahkan langsung kontak bagian customer service Wahana untuk proses klaim.

Q : Bagaimana jika barang yang kami terima rusak?

A : Maaf, kami tidak menerima permohonan klaim untuk barang rusak.

Q : Bagaimana jika barang kiriman kami hilang?

A : Silahkan kontak ke bagian customer service kami untuk mengajukan klaim. Kami akan mempelajari problem yang terjadi. Proses klaim maksimal adalah 14 hari kerja setelah pengajuan klaim dikirim secara lengkap.

Q : Bagaimana cara menghubungi Wahana?

A : Informasi lebih lengkapnya dapat dilihat di menu CONTACT US.

 

 

Cara Menghitung Berat secara Volume

 

Ada 2 cara yang digunakan dalam penentuan berat paket yang dikirim melalui ekspedisi Wahana Prestasi Logistik, yaitu :

 

1. Perhitungan berat secara timbangan

Contoh : Berat paket saat ditimbang adalah 2,4 kg, maka beratnya dihitung 3 kg (toleransi kenaikan kg selanjutnya adalah 100gr atau 1 ons).

 

2. Perhitungan berat secara volume atau dimensi kemasan paket (lihat gambar)

Cara menghitungnya adalah sbb :

( Panjang x Lebar x Tinggi ) / 6000

 

Dari 2 macam perhitungan diatas dipilih yang paling besar untuk kemudian digunakan dalam perhitungan ongkos kirim

 

Contoh : Paket kemasan Dus dengan berat ditimbang 10 kg, ukuran secara dimensi panjang 60 cm, lebar 45 cm, tinggi 30 cm.

Perhitungan berat secara volume paket tsb adalah sbb :

Berat Volume = ( Panjang x Lebar x Tinggi ) / 6000

                    = ( 60 x 45 x 30 ) / 6000

                    = 13,5   [ dibulatkan menjadi 14 kg ]

Dengan demikian berat yang digunakan untuk menghitung ongkos kirim adalah berat secara volume atau dimensi yaitu 14 kg, karena angkanya lebih besar dibanding berat secara timbangan (10 kg).

 

Cara perhitungan Berat secara Volume